Doa Dan Harapan Seharusnya Hati Tenteram

Home / Doa Dan Harapan Seharusnya Hati Tenteram
Doa Dan Harapan Seharusnya Hati Tenteram

Doa Dan Harapan Seharusnya Hati Tenteram

Perantara sempang hamba beserta Tuhan yang berisi khayalan, harapan, sauk kesah, seksi dan kacung apa pula biar yang ingin disampaikan beserta Tuhan mampu dikenal dengan doa. Pidato dengan Yang mahakuasa juga guna ucapan & ungkapan syukur karena telah diberi nafas kehidupan sebab Tuhan dan masih dikasih kesempatan untuk hidup terlintas hari tersebut. Ibarat menjalin hubungan dengan sesama wong, berdoa bisa menjadi satu diantara media curhat antara oknum dengan Yang mahakuasa.

 

Tidak ada pakem atau hukum berdoa dari bahasa Ibrani, seperti berdoa yang berlafalkan bahasa Arab di agama Islam. Ketika hendak melakukan aktivitas sehari-hari seperti makan, tidur dan sebagainya maka berdoa dapat memakai bahasa Nusantara atau bahasa Inggris pula biar tidak masalah. Bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi sehari-hari dengan khalayak dapat dimanfaatkan untuk berdoa.

 

Sesuatu yang diawali secara berdoa tentunya akan kian menenangkan dan membawa dampak yang indah. Begitu juga dengan ciri Kristen Protestan, dengan mendoakan Bapa Kita, pengakuan Iman Rasuli dan pengakuan Ketentuan Konstantinopel. Tetapi di agama Kristen Nasrani, ada hormat maria dan Rosario yang diyakini sebab penganutnya. Relasi yang baik dengan Yang mahakuasa akan menjadi semakin indah dan pendek jika selalu direkatkan secara berdoa.

 

Sabtu dan minggu menjadi perian besar bagi umat Masehi sehingga jadi hari untuk mengunjungi gereja dan mengusahakan kebaktian. Tatkala kegiatan di gereja pun banyak rangkaian doa-doa yang dipanjatkan. https://www.yukampus.com teduh karakter yang terdiri dari berdoa sebelum mulai ibadah biasanya dilakukan tatkala sampai gereja. Pengumuman warta berita gereja meliputi imam yang suka memberi penjelasan dan kisah gembira dari jemaat gereja.

 

Rangkaian acara kebaktian kemudian disambung Tepuk tangan syukur, berdoa sebelum masuk khotbah, penjelasan firman Tuhan pendeta, bertafakur setelah petuah, kolekte sebagai persembahan syukur dari umat bentuk uang untuk gereja, berdoa syafaat untuk mengikrarkan negara, kerabat, pemerintahan, kesyahduan umat berkeyakinan, jemaat yang sakit. Dan kemudian mendoakan Bapa kami, Pengakuan Iman Rasuli, Pengakuan Iman Konstantinopel, ganjaran (Pendeta mengikrarkan jemaat) bersama yang buncit bacaan rayuan penutup.